Jumat, 09 Mei 2014

GLOBALISASI


Pengertian Globalisasi
 


Globalisasi adalah proses penyebaran unsur-unsur baru khususnya yang menyangkutinformasi secara mendunia melalui media cetak dan elektronik.
Khususnya, globalisasi terbentuk oleh adanya kemajuan di bidang komunikasi dunia.
Ada pula yang mendefinisikan globalisasi sebagai hilangnya batas ruang dan waktu akibat kemajuan teknologi informasi. Globalisasi terjadi karena faktor-faktor nilai budaya luar, seperti:
a. selalu meningkatkan pengetahuan
b. patuh hukum; 
c. kemandirian;
d. keterbukaan; 
e. rasionalisasi;
f. etos kerja;
g. kemampuan memprediksi;
h. efisiensi dan produktivitas;
i. keberanian bersaing; dan
j. manajemen resiko.
Globalisasi terjadi melalui berbagai saluran, di antaranya:
a. lembaga pendidikan dan ilmu pengetahuan;
b. lembaga keagamaan;
c. indutri internasional dan lembaga perdagangan;
d. wisata mancanegara;
e. saluran komunikasi dan telekomunikasi internasional;
f. lembaga internasional yang mengatur peraturan internasional; dan
g. lembaga kenegaraan seperti hubungan diplomatik dan konsuler.
Globalisasi berpengaruh pada hampir semua aspek kehidupan masyarakat. Ada masyarakat yang dapat menerima adanya globalisasi, seperti generasi muda, penduduk dengan status sosial yang tinggi, dan masyarakat kota. Namun, ada pula masyarakat yang sulit menerima atau bahkan menolak globalisasi seperti masyarakat di daerah terpencil, generasi tua yang kehidupannya stagnan, dan masyarakat yang belum siap baik fisik maupun mental.
Unsur globalisasi yang sukar diterima masyarakat adalah sebagai berikut.
a. Teknologi yang rumit dan mahal.
b. Unsur budaya luar yang bersifat ideologi dan religi.
c. Unsur budaya yang sukar disesuaikan dengan kondisi masyarakat.
Unsur globalisasi yang mudah diterima masyarakat adalah sebagai berikut.
a. Unsur yang mudah disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi masyarakat.
b. Teknologi tepat guna, teknologi yang langsung dapat diterima oleh masyarakat.
c. Pendidikan formal di sekolah.
Modernisasi dan globalisasi membawa dampak positif ataupun negatif terhadap perubahanSosial dan budaya suatu masyarakat.
 
Dampak Positif dan Negatif Globalisasi

Dampak Positif dan Negative Internet itu diakibatkan dengan majunya zaman Era Globalisasi, dan Era Globalisasi pun terdapat dampak Positif dan Negatifnya bagi kehidupan kita.
Dampak Positif
a. Perubahan Tata Nilai dan Sikap
Adanya modernisasi dan globalisasi dalam budaya menyebabkan pergeseran nilai dan sikap masyarakat yang semua irasional menjadi rasional.
b. Berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi masyarakat menjadi lebih mudah dalam beraktivitas dan mendorong untuk berpikir lebih maju.
c. Tingkat Kehidupan yang lebih Baik
Dibukanya industri yang memproduksi alat-alat komunikasi dan transportasi yang canggih merupakan salah satu usaha mengurangi penggangguran dan meningkatkan taraf hidup masyarakat.
Dampak Negatif
Dampak negatif modernisasi dan globalisasi adalah sebagai berikut.
a. Pola Hidup Konsumtif
Perkembangan industri yang pesat membuat penyediaan barang kebutuhan masyarakat melimpah. Dengan begitu masyarakat mudah tertarik untuk mengonsumsi barang dengan banyak pilihan yang ada.
b. Sikap Individualistik
Masyarakat merasa dimudahkan dengan teknologi maju membuat mereka merasa tidak lagi membutuhkan orang lain dalam beraktivitasnya. Kadang mereka lupa bahwa mereka adalah makhluk sosial.
c. Gaya Hidup Kebarat-baratan
Tidak semua budaya Barat baik dan cocok diterapkan di Indonesia. Budaya negatif yang mulai menggeser budaya asli adalah anak tidak lagi hormat kepada orang tua, kehidupan bebas remaja, dan lain-lain.
d. Kesenjangan Sosial
Apabila dalam suatu komunitas masyarakat hanya ada beberapa individu yang dapat mengikuti arus modernisasi dan globalisasi maka akan memperdalam jurang pemisah antara individu dengan individu lain yang stagnan. Hal ini menimbulkan kesenjangan sosial.
Meski begitu ada juga cara menanggualangi/mengatasi dari dampak negatif Globalisasi
     *Meningkatkan Kualitas SDM Indonesia
#Dampak negatif globalisasi merupakan sebuah realita yang mau tak mau harus dihadapi bila Bangsa Indonesia ingin tetap hidup sebagai bangsa yang berdaulat di dunia.
# Cara untuk menghadapi dampak negatif globalisasi yaitu dengan mempersiapkan diri sebaik-baiknya melalui pendidikan. Melalui pendidikan yang optimal, bangsa Indonesia dapat menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Sehingga dapat bersaing di kancah dunia Internasional.
     *Meningkatkan Kualitas Nilai Keimanan dan Moralitaas Masyarakat
#Dampak negatif globalisasi membuat budaya antar bangsa saling mempengaruhi. Karenanya keberadaan nilai-nilai keimanan dan moralitas menjadi sangat penting. Sebab nilai keimanan dan moralitas menjadi sangat penting. Sebab nilai-nilai keimanan dan moralitas itulah yang mampu mengatasi dampak negatif dari globalisasi.
#Sebagai kaum Muslim, kita hendaknya menanamkan nilai-nilai Islam di kehidupan sehari-hari. Kita hendaknya menjalankan syariat Islam. Mengetahui mana yang halal dan haram. Sehingga kita dapat memilah-milah pengaruh dari luar.
#Moralitas bangsa juga harus ditingkatkan. Di dalam dampak negatif globalisasi ini, moralitas bangsa cenderung menurun kualitasnya. Ini tidak lepas dari tanggung jawab orang tua, guru, dan pemerintah. Salah satu solusinya adalah melaksanakan pembelajaran pendidikan kewarganegaraan.
      *Mendorong dan Mendukung Upaya Memperjuangkan Keadilan Antar Bangsa
#Salah satu dampak negatif globalisasi adalah saling berkaitannya antara satu negara dengan negara lainnya. Baik dalam bentuk kerjasama ataupun persaingan global.
#Pemerintah Indonesia harus berupaya sekuat tenaga untuk memperjuangkan keadilan dan keseimbangan antarbangsa. Upaya pemerintah tersebut harus selalu didorong dan didukung oleh setiap warga negaranya.
#Sebagaimana yang kita ketahui, Indonesia merupakan 1 diantara 2 negara yang memberikan permohonan agar Israel menghentikan serangan ke Jalur Gaza. Ini membuktikan kepedulian bangsa kita terhadap perdamaian dan peradilan antarbangsa. Maka sebagai warga negara, hendaknya kita mendukung upaya pemerintah.
      *Mendorong dan Mendukung Negara Maju untuk Memberikan Dana Perbaikan Lingkungan
#Negara maju sangat diuntungkan dengan adanya globalisasi, sebab negara maju banyak yang memiliki perusahaan transnasional. Perusahaan tersebut biasanya berdiri di berbagai negara terutama di negara berkembang, termasuk di Indonesia.
#Aktifitas perusahaan tersebut membuat lingkungan hidup menjadi rusak oleh pencemaran limbah atau asap pabriknya. Oleh sebab itu, sudah sepantasnyalah negara-negara maju menyisihkan uang guna mendanai upaya-upaya perbaikan dan pelestarian lingkungan hidup.
#Tindakan ini sangat pantas diambil oleh Indonesia, karna buktinya banyak sekali hutan yang dijadikan perindustrian. Lahan hijau pun semakin sulit ditemukan di saerah perindustrian. Untuk memulihkan keadaan, Indonesia butuh dana dari perusahaan asing tersebut.
     *Meningkatkan Jiwa Semangat Persatuan, Kesatuan, Serta Nasionalisme
#Adanya dampak negatif globalisasi menjadi suatu tantangan yang berat bagi negara berkembang yang belum maju dan kuat. Negara yang masyarakatnya tidak mempunyai jiwa dan semangat persatuan, kesatuan dan nasionalisme yang kuat akan dengan mudah dipermainkan oleh negara-negara maju. Oleh karna itu, semangat dan jiwa persatuan, kesatuan dan nasionalisme harus terus ditingkatkan oleh seluruh rakyat Indonesia.
#Bila jiwa dan semangat persatuan, kesatuan, dan nasionalisme telah tertanam dengan kuat pada setiap warga negara Indonesia tidak akan mudah dipermainkan oleh negara-negara yang kuat dan maju.
     *Melestarikan Adat Istiadad dan Budaya Daerah
#Dampak negatif globalisasi juga membuat budaya luar dapat dengan mudah kita ketahui. Pengetahuan akan budaya luar terkadang membuat masyarakat lebih menyukainya daripada budaya daerah sendiri.
#Menyukai kebudayaan luar adalah hal yang wajar. Namun kita harus tetap melestarikan kebudayaan kita sendiri. Jangan sampai kebudayaan kita punah begitu saja seiring dengan waktu. Apalagi kebudayaan itu seenaknya saja diambil oleh bangsa lain. Betapa malunya kita?
#Walaupun zaman kini telah serba modern, kita harus tetap berpegang teguh kepada adat istiadat. Apalagi kita sebagai masyarakat Minangkabau, dimana “adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah, syarak mangato, adat mamakai”.
     * Menjaga Keasrian Objek Wisata Dalam negeri
#Salah satu ciri-ciri dampak negatif globalisasi adalah perjalanan dan perlancongan antarbangsa yang semakin meningkat. Indonesia sebagai begara yang kaya akan objek-objek wisata yang indah hendaknya memanfaatkannya dengan seoptimal mungkin. Salah satu usaha adalah menjaga keasrian objek wisata tersebut.
#Sebenarnya selain Bali, banyak lagi pulau-pulau di Indonesia yang memiliki tempat yang sangat indah untuk dikunjungi. Namun banyak lokasi yang tidak terjaga keasriannya sehingga tidak menarik untuk dikunjungi. Maka seharusnya masyarakat selalu menjaga keasrian objek wisata di daerah masing-masing misal wisata garut dan taman matahari di bogor.
#Cara-cara menjaga keasrian objek wisata dalam negeri seperti tidak membuang sampah sembarangan, tidak mencoret-mencoret tembok, melakukan penghijauan disekitar pegunungan, tidak membuang sampah ke sungai yang nantinya bermuara ke laut, melestarikan terumbu karang, dan sebagainya.

NOTES : Globalisasi menurut saya bisa menimbulkan beberapa pengaruh yang penting bagi kehidupan kita maka dari itu kita perlu memfilter informasi-informasi dan perkembangan yang mengglobal ini.
Maka dari itu ambil lah berbagai hal yang positif dari globalisasi agar kita menjadi manusia yang maju dan bermanfaat

SUMBER : http://mengerjakantugas.blogspot.com/2009/05/pengertian-globalisasi.html
                 * http://mr-kazikame.blogspot.com/2013/05/dampak-positif-dan-negatif-era.html

Hasil Pemilu 2014

Hasil Pemilu 2014

Hasil Hitung Cepat Pemilu Legislatif 2014

Hasil Pemilihan Umum Pemilu Legislatif Untuk DPR Pusat, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten, DPD se- Indonesia. Tentu saja sumber Quick Count atau Hitung Cepat Hasil Pemilu Legislatif 2014 bersumber dari lembaga survei nasional yang terpercaya dan juga dari Media TV, Media Cetak dan Media Online Nasional yang kapabel untuk dipercayai.
mars parpol 2014
Adapun Hasil Hitung Cepat Pemilu Legislatif tanggal 9 April 2014 akan dibagi kedalam beberapa halaman atau Sesi. Untuk Hasil Perolehan Suara Secara Nasional Parpol akan di update pada kolom dibawah ini:
HASIL PEROLEHAN PARPOL 2014 NASIONAL
 
Hasil Hitung Cepat Parpol Nasional Pemilu 2014
6,27% (urutan kesembilan)
9, 10% (urutan kelima)
6,61% (urutan kedelapan )
19,77% (urutan pertama)
14,61% (urutan kedua)
11,86% (urutan ketiga)
7,47% (urutan keempat)
7,08% (urutan ketujuh)
5,62% (urutan kesepuluh)
1,36% (urutan kesebelas)
0,97% (urutan keduabelas)
Lima Besar Pemenang Pemilu 2014 Versi Quick Count atau Perhitungan Cepat LSI

Pendapat saya semoga kedepannya apapun Hasil Akhir dari PEMILU tahun 2014 ini semoga nantinya partai yang terpilih dan kader-kader yang terpilih nanti bisa membawa bangsa ini menuju kesejahteraan dan keadilan sosial seperti yang tertera dalam Pancasila dan UUD 45.
Sekian dari saya info tentang pemilu tahun 2014 ini mohon maaf bila ada kesalahan.

:)) tengkyuu

sumber : 
http://pemilihan.info/hasil-hitung-cepat-pemilu-legilatif-2014.html

Kamis, 23 Januari 2014

Tugas Minggu IV

TUGAS SOFTSKILL IV

sebutkan macam - macam pemrosesan data dan jelaskan !

jawab :


Pemrosesan Data
        Pemrosesan data (Inggris: data processing) adalah jenis pemrosesan yang dapat mengubah data menjadi informasi atau pengetahuan. Pemrosesan data ini sering menggunakan komputer sehingga bisa berjalan secara otomatis. Setelah diolah, data ini biasanya mempunyai nilai yang informatif jika dinyatakan dan dikemas secara terorganisir dan rapi, maka istilah pemrosesan data sering dikatakan sebagai sistem informasi. Kedua istilah ini mempunyai arti yang hampir sama, pemrosesan data mengolah dan memanipulasi data mentah menjadi informasi (hasil pengolahan), sedangkan sistem informasi memakai data sebagai bahan masukan dan menghasilkan informasi sebagai produk keluaran.

Macam macam pemrosesan data :

a. Pemrosesan data batch adalah suatu model pengolahan data, dengan menghimpun data terlebih dahulu, dan diatur pengelompokkan datanya dalam kelompok-kelompok yang disebut batch. Tiap batch ditandai dengan identitas tertentu, serta informasi mengenai data-data yang terdapat dalam batch tersebut. Setelah data-data tersebut terkumpul dalam jumlah tertentu, data-data tersebut akan langsung diproses. Contoh dari penggunaan pemrosesan data bach adalah e-mail dan transaksi batch processing. Dalam suatu sistem batch processing, transaksi secara individual dientri melalui peralatan terminal, dilakukan validasi tertentu, dan ditambahkan ke transaction file yang berisi transaksi lain, dan kemudian dientri ke dalam sistem secara periodik. Di waktu kemudian, selama siklus pengolahan berikutnya, transaction file dapat divalidasi lebih lanjut dan kemudian digunakan untuk meng-up date master file yang berkaitan.

b. Pemrosesan data online adalah sebuah sistem yang mengaktifkan semua periferal sebagai pemasok data, dalam kendali komputer induk. Informasi-informasi yang muncul merupakan refleksi dari kondisi data yang paling mutakhir, karena setiap perkembangan data baru akan terus diupdatekan ke data induk. Salah satu contoh penggunaan pemrosesan data online adalah transaksi online. Dalam sistem pengolahan online, transaksi secara individual dientri melalui peralatan terminal, divalidasi dan digunakan untuk meng-update dengan segera file komputer. Hasil pengolahan ini kemudian tersedia segera untuk permintaan keterangan atau laporan.

c. Real time system disebut juga dengan Sistem waktu nyata. Sistem yang harus menghasilkan respon yang tepat dalam batas waktu yang telah ditentukan. Jika respon komputer melewati batas waktu tersebut, maka terjadi degradasi performansi atau kegagalan sistem. Sebuah Real time system adalah sistem yang kebenarannya secara logis didasarkan pada kebenaran hasil-hasil keluaran sistem dan ketepatan waktu hasil-hasil tersebut dikeluarkan. Aplikasi penggunaan sistem seperti ini adalah untuk memantau dan mengontrol peralatan seperti motor, assembly line, teleskop, atau instrumen lainnya. Peralatan telekomunikasi dan jaringan komputer biasanya juga membutuhkan pengendalian secara Real time.


2. jelaskan peranan alat input,output,software dalam memecahkan masalah !

jawab :

· Menjaga kesalahan input seminimal mungkin
· Pencegahan kesalahan
· Pendeteksi kesalahan
· Pengreksi kesalahan
Semua alat input dan output dapat berkontribusi pada pemecahan masalah baik secara langsung dan tidak langsung. Contoh: keyboard , display, printer dan plotter (berperan langsung), source data automation device, microfilm (berperan tidak langsung).

Seperti halnya perangkat keras, perangkat lunak dapat juga berperan langsung atau tidak langsung. Contoh: sistem operasi (berperan tidak langsung), aplikasi bisnis umum dan industri (berperan tidak langsung), sebagian perangkat lunak aplikasi peningkatan produktivitas organisasi perorangan (berperan tidak langsung), spreadsheet, analisis statistik dan perkiraan, manajemen proyek (berperan langsung).


3. a. apa pengertian dari e-commerce?
b. sebutkan keuntungan dan kerugian dari e-commerce (minimal 3)! 

jawab :

a. E-Commerce
Secara sederhana E-commerce dapat diartikan sebagai konsep penerapan E-bussines sebagai strategi jual-beli barang dan jasa melalui jaringan elektronik dan biasanya melibatkan transaksi data elektronik, sistem manajemen inventory otomatis dan sistem pengumpulan data otomatis. Hal ini disebabkan semakin pesatnya perkembangan teknologi informasi baik dalam segi efisiensi serta keamanannya, sehinnga memunculkan ide-ide gagasan untuk menjadikan teknologi informasi itu sebagai media untuk melakukan pemasaran, promosi, bahkan transakasi data yang dianggap bisa lebih effisien dan mempermudah transaksi jual-beli.

Penerepan electronic commerce bermula di awal tahun 1970 an, dengan adanya inovasi semacam electronic fund transfer (EFT). Saat itu, tingkat aplikasinya masih terbataspada perusahaa-perusahaan besar, lembaga keuangan dan segelintir perusahaan kecil yang nekat. Lalu muncullah electronic data interchange (EDI), yang berkembang dari transaksi keuangan ke pemrosesan transaksi lain memperbesar jumlah perusahaan yang berperan, serta mulai lembagalembaga keuangan hingga perusahaan manufaktur, ritel, layanan dan sebagainya.

Dengan adanya komersialisasi internet di awal tahun 1990 an, serta pesatnya pertumbuhan yang mencapai hingga jutaan pelanggan potensial, maka muncullah istillah electronic commerce (e-commerce), yang aplikasinya berkembang pesat sekarang ini.

b. - Keunggulan e-commerce :
· Tidak mengenal adanya batasan tempat karena transaksi bisa terjadi walaupun konsumen dan penjual berada di tempat yangberlainan
· Mengefisiensikan waktu karena tidak mengenal batasan atau setiap transaksi e-commerce bisa dilakukan selama 24 jam
· Lebih sedikitnya pegawai yang dibutuhkan untuk melakukan transaksi sehingga dapat mengikis anggaran pengeluaran perusahaan penjual.

- Kekurangan dari penerapan e-commerce :
· Sering terjadinya penipuan seperti fiktif credit card, atau terkadang penipuan penjual terhadap pelanggan karena hukum yang mengatur tentang e-commerce masih belum terlalu berkembang
· Konsumen tidak dapat melihat langsung kondisi barang yang akan dibeli
· Mempersempit lapangan pekerjaan karena industri e-commerce tidak membutuhkan banyak pegawai untuk melayani transaksi.

4. a. apa yang anda ketahui tentang file,sebut dan jelaskan tipe - tipe file !
b. bagaimana sistem pengorganisasian database tradisional berproses !

jawab : 

a. - File
File adalah entitas dari data yang disimpan di dalam sistem berkas yang dapat diakses dan diatur oleh pengguna. Sebuah berkas memiliki nama yang unik dalam direktori di mana ia berada. Alamat direktori dimana suatu berkas ditempatkan diistilahkan dengan path.


- Jenis-jenis file :
· 
File Induk (Master File)
Yaitu file yang digunakan untuk menyimpan data dari system informasi tertentu secara lengkap dan dipelihara secara teratur. File ini merupakan file utama dari file-file yang lainnya. File Induk dapat diperbaharui dengan adanya file Transaksi.
Ada 2 jenis tipe File Master :
1. Reference Master File, yaitu file yang berisi record yang tak berubah / jarang berubah. Contoh : berkas pelanggan yang berisi field nomor rekening, nama dan alamat.
2. Dynamic Master File, yaitu file yang berisi record yang terus-menerus berubah dalam kurun waktu tertentu atau berdasarkan suatu peristiwa transaksi. Contoh : berkas stok barang, dll.

· File Transaksi
Yaitu file yang berisi informasi yang digunakan untuk memperbaharui file Master. Sehingga dengan adanya file transaksi ini, file master dapat berubah sesuai dengan informasi yang ada di file transaksi tersebut.

· File Laporan
Yaitu file yang berisi data yang dibuat untuk laporan atau keperluan user, file ini hanya bisa dicetak pada kertas printer atau hanya ditampilkan di layar monitor.

· Work File
Yaitu file sementara dari system yang merupakan alat untuk melewatkan data yang dibuat oleh program ke program lain. Dalam hal ini adalah proses perubahan file master dengan menggunkan file transaksi sebagai file pengganti atau perubahnya.

· Program File
Yaitu file yang berisi intruksi-intruksi untuk memproses data yang akan disimpan pada file lain atau pada memori utama. Intruksi-intruksi tersebut ditulis dengan menggunakan bahasa pemrograman seperti BASIC, COBOL, FORTRAN, bahasa assembler dan lain sebagainya.

· Teks File
Yaitu file yang berisi input data alphanumeric dan grafik yang digunakan oleh sebuah teks editor program. Teks File ini hanya dapat diproses dengan menggunkanan teks editor.

· Dump File
Yaitu file yang digunakan untuk tujuan pengamanan (Security), mencatat tentang kegiatan pengUpdatetan, sekumpulan transaksi yang telah diproses atau sebuah program yang mengalami kekeliruan. Dump File merupakan jenis file yang bersifat sementara.

· Library File
Yaitu file yang digunakan untuk penyimpanan program aplikasi, program utilitas atau program lainnya. File ini bersifat tetap yang merupakan file sempurnanya dari dump file. Itulah perbedaan antara dump file dengan library file, dimana dump file hanya file sementara yang masih dalam proses perbaikan atau pengembangan sedangkan file library merupakan file finishing dari dump file.

· File History
Yaitu file yang menyimpan data yang telah disimpan dalam bentuk suatu periode waktu tertentu yang telah lampau, biasanya digunakan untuk menyusun laporan yang bersifat tetap.

Macam-macam file berdasarkan cara organisasinya, dibagi menjadi 2 jenis :
1. File Sekuensial
File dimana dalam rangkaian fisik data yang satu dengan yang lainnya diakses berurutan sesuai dengan data secara fisik yang telah ditentukan sebelumnya.
2. File Random
File dimana dalam metode pengaksesannya dilakukan secara acak dan bebas tak berpengaruh pada urutan data tertentu.

b. Sistem Pengorganisasian Database Tradisional : 




Sistem pengorganisasian database masih terpisah-pisah anatara database satu dengan database lainnya, sehingga banyak akibat negative yang ditimbulkan, anatara lain :
1. Redudansi atau duplikasi data. Menyebabkan informasi menjadi kurang akurat, bahkan terjadi perbedaan karena data yang satu sudah diperbaharui sementara duplikatnya belum.
2. Ketergantungan terhadap program aplikasi tertentu yang digunakan untuk mengolah masing-masing database yang dibangun
3. Ketergantungan terhadap program aplikasi tertentu yang menyebabkan SI yang terbentuk menjadi kurang fleksibel
4. Keterpisahan database satu dengan lainnya mengakibatkan tingkat keamanan data menjadi rendah.
5. Penggunaan data bersama sangat kurang sehingga database kurang dapat dieksplorasi/diolah untuk menghasilkan laporan2 manajerial lintas departemental.


5. jelaskan tiga tingkat representasi data dan jelaskan !

jawab :

-Tingkat Representasi Data

Sistem Informasi akan mempresentasikan database dalam format tampilan yg mudah dipahami pemakai dg menyembunyikan rincian data yg sesungguhnya disimpan. Tingkatan abstraksi data secara umum dibagi dalam tiga tingkatan, yaitu :
1. Level penyajian penampakan, representasi hasil pengolahan database menggunakan SI dalam format yg mudah dipahami oleh pemakai
2. Level konseptual, memperlihatkan file2 data yg dibuat dan hubungannya satu sama lian dalam sebuah lingkungan database.
3. Level fisik, tahapan terendah dari abstraksi data yg memperlihatkan struktur dan jenis data serta bagaimana data tsb disimpan dan diorganisasikan dlm media penyimpanan

sumber :

Sabtu, 30 November 2013

Tugas Minggu Ke 2



1     1.       Sebutkan dan jelaskan langkah-langkah pendekatan sistem.
        Jawaban:

         Langkah – langkah dalam pendekatan sistem meliputi. Analisa SistemLangkah – langkahnya:
             ·  Penetapan sistem apa yang akan dipakai
             ·  Penetapan langkah langkah yang akan ditempuh
             ·  Pengumpulan data dan fakta tentang sistem yang dipelajari
             ·  Pengkajian data
             ·  Penyusunan deskripsi sistem
             ·  Pengenalan identifikasi dan perumusan masalah sistem
          b. Perancangan SistemSecara konseptual dapat memecahkan  masalah dengan optimalLangka –
              langkahnya:
              Penetapan tujuan
             ·  Spesifikasi beberapa alternatif, mekanisme dan prosedur,
              . proses, feed back untuk merubah input dan output
           c. Manajemen SistemLangkah – langkahnya: Memebentuk TIM
             ·  Mempelajari sistem informasi pada saat ini
             ·  Menetapkan tujuan SIM· Evaluasi alternatif rancangan sistem informasi
             ·  Evaluasi alternatif perlengkapan sistem
             ·  Analisa biaya yang diusulkan
             ·  Siapkan langkah penerapan
            ·  Tinjauan ulang sistem informasi tiap tahun 
  
      2.        Sebutkan beberapa sifat pengolahan data yang membedakan dengan area aplikasi lain.
        Jawaban
        Sifat-sifat dari suatu data dapat diklasifikasikan menjadi empat macam, antara lain :
        a.       Data kuantitatif (quantitative data) adalah data mengenai penggolongan dalam 
               hubungannya dengan penjumlahan.
        b.      Data kualitatif (qualitative data) adalah data mengenai penggolongan dalam
               hubungannya   dengan kualitas atau sifat tertentu.
        C .  Data makro (macro data) adalah data yang meliputi suatu objek dalam skala yang luas,
   sekelompok masyarakat, daerah wilayah, atau suatu propinsi dan negara.d. Data mikro 
   (micro data) adalah data yang meliputi suatu unit usaha, rumah tangga, atau individu.Ø  
   Namun, sifat-sifat pengolahan data yang lainnya, adalah sebagai berikut : 
 *) Mempunyai fokus historis yang paling utama.*)
     Menghimpun data yang detail atau lengkap.Karena record pengolahan data 
     menggambarkan aktivitas perusahaan secara lengkap, maka ia akan jadi alat untuk
     merekontruksi kembali tindakan/transaksi tersebut secara urut jika record diperlukan. 
     Kronologi itu disebut dengan audittrail.*) Menghimpun data yang detail atau
     lengkap.Karena record pengolahan data menggambarkan aktivitas perusahaan secara 
     lengkap, maka ia akan jadi alat untuk merekontruksi kembali tindakan/transaksi tersebut
     secara urut jika record diperlukan. Kronologi itu disebut dengan audittrail.*) 
     Pengolahan data menjalankan tugas yang pentingPengolahan data adalah aktivitas yang
     diperlukan.*) Mengikuti prosedur standar secara relativePeraturn dan latihan yang 
     diterima menguraikan atau menerangkan cara pengolahan data yang akan dilakukan.*)
     Memberikan informasi pemecahn masalah minimal.Ø  Pengolahan data merupakan 
     tindakan melakukan serangkaian operasi terencana atas data. Untuk memproses data 
     dan mendatangkan hasil yang berarti maka perlu dilakukan kombinasi operasi data 
     berupa :
1.    Pencatatan (capturing)Kegiatan perekaman dari suatu atau beberapa kejadian dalam bentuk
      formulir.
2.     Pemeriksaan (verifying)Kegiatan pengecekan data yang sudah direkam untuk memperoleh  data yang benar.
3.      Pengelompokan (clasifying)Operasi yang mendapatkan elemen data ke dalam kategori yang spesifik sehingga memberikan kemudahan kepada pemakai.
4.     Penyusunan atau Penyortiran (sorting)Penempatan dari elemen data yang telah  dispesifikasikan berdasarkan aturan secara berurutan.
5.     Peringkasan (sumarising)Operasi penggabungan elemen data, yang terdiri atas dua cara yaitu:
      melalui duplikasi data secara matematika, dan kegiatan pengurangan kerumitan data secara 
      logika atau algoritma..
6.     Perhitungan (calculating)Operasi ini mencakup proses perhitungan dan manipulasi data dalam media tertentu, seperti : microfilm, disk, dan media lain sehingga dapat digunakan kembali bila diperlukan.
7.     Penyimpanan (stroring)Perekaman data dalam media tertentu seperti disk, magnetic tape, hardisk, dan lain-lain.
8.     Reproduksi (reproduction)Penduplikasian data suatu media ke media lain dalam satu tempat.
9.     Penyebaran Komunikasi (disseminating communication)Pentransferan data dari satu tempat ke tempat yang lain, sehingga dapat dimanfaatkan lebih dari satu pemakai.
        2.      Berilah contoh sebuah sistem pakar atau expert sistem.
              Jawaban
 Contoh sebuah sistem pakar/expert sistemExpert system (sistem pakar) adalah sistem   komputer yang mengemulasi kemampuan pengambilan keputusan seorang ahli manusia. Sistem pakar dirancang untuk memecahkan masalah kompleks dengan penalaran tentang pengetahuan, seperti seorang ahli, dan bukan dengan mengikuti prosedur yang sebuah pengembang seperti kasus dalam pemrograman konvensional. Sistem pakar pertama diciptakan pada 1970-an dan kemudian berkembang biak pada 1980-an. Sistem pakar merupakan salah satu bentuk benar-benar sukses pertama dari AI perangkat lunak. Sebuah sistem pakar memiliki struktur yang unik, berbeda dari tradisional program .Hal ini dibagi menjadi dua bagian, satu tetap, independen dari sistem pakar: mesin inferensi, dan satu variabel: basis pengetahuan. Untuk menjalankan sistem pakar, alasan mesin tentang pengetahuan dasar seperti manusia. Pada 80 adalah bagian ketiga muncul: dialog antarmuka untuk berkomunikasi dengan pengguna. Kemampuan untuk melakukan percakapan dengan pengguna yang kemudian disebut “percakapan”.Dasar dari sistem pakar yang sukses tergantung pada serangkaian prosedur teknis dan pengembangan yang dapat dirancang oleh teknisi dan ahli terkait. Dengan demikian, sistem pakar biasanya tidak memberikan jawaban definitif, tetapi memberikan rekomendasi probabilistik.contoh penerapan SIM untuk expert system. Sebuah contoh dari sistem pakar di bidang keuangan adalah expert system untuk hipotik. Departemen Pinjaman tertarik dalam expert system untuk hipotek karena biaya tenaga kerja tumbuh, yang membuat penanganan dan penerimaan pinjaman relatif kecil kurang menguntungkan. Mereka juga melihat kemungkinan untuk standar, penanganan efisien pinjaman dengan menerapkan sistem pakar(expert system), yang menghargai bahwa untuk penerimaan hipotek ada aturan keras dan cepat yang tidak selalu ada dengan jenis lain pinjaman. Industri makanan menggunakan expert system untuk menyimpan keahlian dari seorang ahli yang sudah mendekati masa pension. Pada tahap penganalisa data pada suatu perusahaan juga dibutuhkan sumber data yang kemudian nantinya diolah dan disimpan pada suatu system computer baik berupa jaringan.